Minggu, 01 Januari 2012

puisi modern"kelelahan"

Tubuh ku lelah tuk terus menantang masa depan.
Kaki ku lelah tuk melangkah.
Tangan ku lelah tuk mengukir masa depan.
Mataku lelah tuk menatap jauh ke depan.
MUlut ku lelah tuk berbicara.

Setiap hati selalu ada sedikit rasa tuk merasa lelah
Setiap hari selalu ada rasa tuk mengadu
Setiap saat selalu ada saat tuk mengenang
Setiap Raga akan merasa lelah untuk hidup

Ada saat-saat kebahagiaan datang, Membuat senyuman menari indah diatas lesung pipi.
Ada saat-saat kesuksesan datang, Membuat hati menjadi puas akan keberhasilan.

Ketika kebahagian dan kesuksesan berganti dengan kesedihan dan kegagalan.
Kepada siapa kita mengadu.
Kepada siapa kita mengeluh.
Kepada siapa kita berlari.

Akan kah kita dapat lebih bershukur akan apa yang sudah didapat.
Sehingga setetes kenikmatan menjadi surga sesaat kehidupan.

Akan kah keiklasan dan kenikmatan yang kita dapat,
atau kah keserakahan dan kesengsaraan yang akan menghadang.

Tuhan, Allah , Ya Roob
Akan berjalan kemana kah langkah ku,
disaat langkah ku tak sanggup lagi berjalan di jalan Mu.

Akan kemana kah jasat ku,
Disaat jasat ku tak beda dengan tanah yang kotor.

Akan berjalan kemana kah raga ku,
Disaat raga ku terbelenggu akan dosa-dosaku.

Akan kah aku dapat berjalan dengan jalan ya bercahaya bertemu dengan kekasih MU,
Atau kah aku harus berjalan dengan panas api di kaki hingga terasa di ubun kepala.

Lelah, letih, Penat, akan kah akan hilang
Disaat hati selalu ada kata untuk merasa lelah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

About

About This Blog

Lorem Ipsum

Lorem Ipsum

Lorem

Follow Me

Recent Post

Follow Me

My Community

Katanya Temen Nih

Site Info

tab 1 - Click >> Edit

Friend Link

tab 3 - Click >> Edit

tab 2 - Click >> Edit

Tab 4 - Click >> Edit

Reader Community

Search

Memuat...